Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi sedikit pengalaman pahit ketika mencoba untuk bermigrasi dari windows ke Linux, lebih spesifiknya LinuxMint 19.3. Kenapa saya ingin bermigrasi ke linux? Karena bosan dengan windows yg gitu-gitu saja.

Ternyata.. Setelah download dan Install Linux.. WOOOOWW!! Saya tercengang, ternganga dan terpesona dengan KE-MBULET-AN sistem operasi Linux yg istimewa. Melakukan semua kegiatan dengan terminal yg harus menggunakan kode-kode Linux. Alhasil saya cuma plonga-plongo karena memang ini perdana menggunakan OS Linux dan merasa tidak cocok dengan OS Linux.

Ditambah lagi saya tidak bisa mengakses file-file penting yang ada di Harddisk, karena pada saat instalasi tidak sengaja saya menghapus satu partisi harddisk yang ada di laptop. Saya beranggapan file-file saya sudah hilang selamanya karena kesalahan instal linux tadi, Karena saya sudah mencari data-data di harddisk dengan segala cara tapi tetap tidak ketemu. Padahal data harddisk saya berisi skripsi, proposal, foto-foto anak istri dan orang tua yang saya anggap sangat penting

Percaya atau tidak saya sempat menangis karena kehilangan data tersebut, karena terlalu banyak foto, video kenangan bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Tapi saya tidak putus asah dengan keadaan ini. Kemudian saya ingat, dulu pernah merecovery data yang sudah terhapus dan terformat dengan sebuah aplikasi. Tapi apakah bisa mengembalikan data partisi hilang dan terhapus ketika instal ulang? Setelah searching google ternyata ada banyaak artikel membahas tentang partisi data yg hilang ketika install ulang.

Tapi masalah saya kali ini berbeda, karena partisi hilang ketika install linux bukan windows. Jadi mau tidak mau harus instal ulang windows dulu karena pasti sulit dan ribet kalo  recovery data menggunakan Linux, dan Alhamdulillah data saya SELAMAT :) !!! Tentunya dengan bantuan software pihak ketiga.

Menurut saya OS Linux dan Windows itu sangat berbeda jauh. OS Linux seperti Hidup di zaman purba semua harus dilakukan dengan manual tidak ada yg serba instan. Sedangkan OS Windows seperti hidup di zaman moderen semua serba instan dan nyaman. Tapi OS windows dan OS Linux pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing tinggal digunakan untuk apa terlebih dahulu.

Mohon maaf jika tulisan saya agak berlebihan (lebay) karena ini ekspresi bahagia setelah data saya berhasil kembali :) . Dan saran saya jika anda tidak tahu caranya jangan coba-coba, boleh coba-coba (yg biasa disebut trial and error) asal hati-hati jangan sampai fatal akibatnya hanya karena msalah sepele..